Amal yang Tetap Bermakna

Berhati-hatilah bagi orang-orang yang ibadahnya temporal, karena bisa jadi perbuatan tersebut merupakan tanda-tanda keikhlasannya belum sempurna. Karena aktivitas ibadah yang dilakukan secara temporal tiada lain, ukurannya adalah urusan duniawi. Ia hanya akan dilakukan kalau sedang butuh, sedang dilanda musibah, atau sedang disempitkan oleh ujian dan kesusahan, meningkatlah amal ibadahnya. Tidak demikian halnya ketika pertolongan ALLOH datang, kemudahan menghampiri, kesenangan berdatangan, justru kemampuannya bersenang-senangnya bersama ALLOH malah menghilang.

Bagi yang amalnya temporal, ketika menjelang pernikahan tiba-tiba saja ibadahnya jadi meningkat, shalat wajib tepat waktu, tahajud nampak khusu, tapi anehnya ketika sudah menikah, jangankan tahajud, shalat subuh pun terlambat. Ini perbuatan yang memalukan. Sudah diberi kesenangan, justru malah melalaikan perintah-Nya. Harusnya sesudah menikah berusaha lebih gigih lagi dalam ber-taqarrub kepada ALLOH sebagai bentuk ungkapan rasa syukur.

Ketika berwudhu, misalnya, ternyata disamping ada seorang ulama yang cukup terkenal dan disegani, wudhu kita pun secara sadar atau tidak tiba-tiba dibagus-baguskan. Lain lagi ketika tidak ada siapa pun yang melihat, wudhu kitapun kembali dilakukan dengan seadanya dan lebih dipercepat.

Atau ketika menjadi imam shalat, bacaan Quran kita kadangkala digetar-getarkan atau disedih-sedihkan agar orang lain ikut sedih. Tapi sebaliknya ketika shalat sendiri, shalat kita menjadi kilat, padat, dan cepat. Kalau shalat sendirian dia begitu gesit, tapi kalau ada orang lain jadi kelihatan lebih bagus. Hati-hatilah bisa jadi ada sesuatu dibalik ketidakikhlasan ibadah-ibadah kita ini. Karenanya kalau melihat amal-amal yang kita lakukan jadi melemah kualitas dan kuantitasnya ketika diberi kesenangan, maka itulah tanda bahwa kita kurang ikhlas dalam beramal.

Hal ini berbeda dengan hamba-hamba-Nya yang telah menggapai maqam ikhlas, maqam dimana seorang hamba mampu beribadah secara istiqamah dan terus-menerus berkesinambungan. Ketika diberi kesusahan, dia akan segera saja bersimpuh sujud merindukan pertolongan ALLOH. Sedangkan ketika diberi kelapangan dan kesenangan yang lebih lagi, justru dia semakin bersimpuh dan bersyukur lagi atas nikmat-Nya ini.

Orang-orang yang ikhlas adalah orang yang kualitas beramalnya dalam kondisi ada atau tidak ada orang yang memperhatikannya adalah sama saja. Berbeda dengan orang yang kurang ikhlas, ibadahnya justru akan dilakukan lebih bagus ketika ada orang lain memperhatikannya, apalagi bila orang tersebut dihormati dan disegani.

Sungguh suatu keberuntungan yang sangat besar bagi orang-orang yang ikhlas ini. Betapa tidak? Orang-orang yang ikhlas akan senantiasa dianugerahi pahala, bahkan bagi orang-orang ikhlas, amal-amal mubah pun pahalanya akan berubah jadi pahala amalan sunah atau wajib. Hal ini akibat niatnya yang bagus.

Maka, bagi orang-orang yang ikhlas, dia tidak akan melakukan sesuatu kecuali ia kemas niatnya lurus kepada ALLOH saja. Kalau hendak duduk di kursi diucapkannya, "Bismilahirrahmanirrahiim, ya ALLOH semoga aktivitas duduk ini menjadi amal kebaikan". Lisannya yang bening senantiasa memuji ALLOH atas nikmatnya berupa karunia bisa duduk sehingga ia dapat beristirahat menghilangkan kepenatan. Jadilah aktivitas duduk ini sarana taqarrub kepada ALLOH.

Karena banyak pula orang yang melakukan aktivitas duduk, namun tidak mendapatkan pertambahan nilai apapun, selain menaruh [maaf!] pantat di kursi. Tidak usah heran bila suatu saat ALLOH memberi peringatan dengan sakit ambaien atau bisul, sekedar kenang-kenangan bahwa aktivitas duduk adalah anugerah nikmat yang ALLOH karuniakan kepada kita.

Begitupun ketika makan, sempurnakan niat dalam hati, sebab sudah seharusnya di lubuk hati yang paling dalam kita meyakini bahwa ALLOH-lah yang memberi makan tiap hari, tiada satu hari pun yang luput dari limpahan curahan nikmatnya.

Kalau membeli sesuatu, perhitungkan juga bahwa apa yang dibeli diniatkan karena ALLOH. Ketika membeli kendaraan, niatkan karena ALLOH. Karena menurut Rasulullah SAW, kendaraan itu ada tiga jenis, 1) Kendaraan untuk ALLOH, 2) Kendaraan untuk setan, 3) Kendaraan untuk dirinya sendiri. Apa cirinya? Kalau niatnya benar, dipakai untuk maslahat ibadah, maslahat agama, maka inilah kendaraan untuk ALLOH. Tapi kalau sekedar untuk pamer, ria, ujub, maka inilah kendaraan untuk setan. Sedangkan kendaraan untuk dirinya sendiri, misakan kuda dipelihara, dikembangbiakan, dipakai tanpa niat, maka inilah kendaran untuk diri sendiri.

Pastikan bahwa jikalau kita membeli kendaraan, niat kita tiada lain hanyalah karena ALLOH. Karenanya bermohon saja kepada ALLOH, "Ya ALLOH saya butuh kendaraan yang layak, yang bisa meringankan untuk menuntut ilmu, yang bisa meringankan untuk berbuat amal, yang bisa meringankan dalam menjaga amanah". Subhanallah bagi orang yang telah meniatkan seperti ini, maka, bensinnya, tempat duduknya, shockbreaker-nya, dan semuanya dari kendaraan itu ada dalam timbangan kebaikan, insya ALLOH. Sebaliknya jika digunakan untuk maksiyat, maka kita juga yang akan menanggungnya.

Kedahsyatan lain dari seorang hamba yang ikhlas adalah akan memperoleh pahala amal, walaupun sebenarnya belum menyempurnakan amalnya, bahkan belum mengamalkanya. Inilah istimewanya amalan orang yang ikhlas. Suatu saat hati sudah meniatkan mau bangun malam untuk tahajud, "Ya ALLOH saya ingin tahajud, bangunkan jam 03. 30 ya ALLOH". Weker pun diputar, istri diberi tahu, "Mah, kalau mamah bangun duluan, bangunkan Papah. Jam setengah empat kita akan tahajud. Ya ALLOH saya ingin bisa bersujud kepadamu di waktu ijabahnya doa". Berdoa dan tidurlah ia dengan tekad bulat akan bangun tahajud.

Sayangnya, ketika terbangun ternyata sudah azan subuh. Bagi hamba yang ikhlas, justru dia akan gembira bercampur sedih. Sedih karena tidak kebagian shalat tahajud dan gembira karena ia masih kebagian pahalanya. Bagi orang yang sudah berniat untuk tahajud dan tidak dibangunkan oleh ALOH, maka kalau ia sudah bertekad, ALLOH pasti akan memberikan pahalanya. Mungkin ALLOH tahu, hari-hari yang kita lalui akan menguras banyak tenaga. ALLOH Mahatahu apa yang akan terjadi, ALLOH juga Mahatahu bahwa kita mungkin telah defisit energi karena kesibukan kita terlalu banyak. Hanya ALLOH-lah yang menidurkan kita dengan pulas.

Sungguh apapun amal yang dilakukan seorang hamba yang ikhlas akan tetap bermakna, akan tetap bernilai, dan akan tetap mendapatkan balasan pahala yang setimpal. Subhanallah. ***


»»  Artikel Selengkapnya...

5 Tipe Karyawan di Kantor Kita

Pengklasifikasian karyawan dan pejabat kantor ini diekati dengan istilah hukum yang digunakan dalam agama Islam. Pendekatan ini samasekali bukan untuk mencampuradukkan atau merendahkan nilai istilah hukum tersebut, melainkan hanya sekedar guna mempermudah pemahaman kita karenamakna dari istilah hukum tersebut sangat sederhana dan akrab bagi kita. Mudah-mudahan bisa jadi cara yang praktis untuk mengukur dan menilai diri sendiri.

(Ide dasar ini diambil dari pendapat Emha Ainun Najib)

1. Karyawan / Pejabat "Wajib"

Tipe karyawan atau pejabat wajib ini memiliki ciri : keberadaannya sangat disukai, dibutuhkan, harus ada sehingga ketiadaannya sangat dirasakan kehilangan.

Dia sangat disukai karena pribadinya sangat mengesankan, wajahnya yang selalu bersih, cerah dengan senyum tulus yang dapat membahagiaan siapapun yang berjumpa dengannya.
Tutur katanya yang sopan tak pernah melukai siapapun yang mendengarnya, bahkan pembicaraannya sangat bijak, menjadi penyejuk bagi hati yang gersang, penuntun bagi yang tersesat, perintahnya tak dirasakan sebagai suruhan, orang merasa terhormat dan bahagia untuk memenuhi harapannya tanpa rasa tertekan.
Akhlaknya sangat mulia, membuat setiap orang meraskan bahagia dan senang dengankehadirannya, dia sangat menghargai hak-hak dan pendapat orang lain, setiap orang akan merasa aman dan nyaman serta mendapat manfaat dengan keberadaannya
2. Karyawan / Pejabat "Sunnah"

Ciri dari karyawan/pejabat tipe ini adalah : kehadiran dan keberadaannya memang menyenangkan, tapi ketiadaannya tidak terasa kehilangan..

Kelompok ini hampir mirip dengan sebagian yang telah diuraikan, berprestasi, etos kerjanya baik, pribadinya menyenangkan hanya saja ketika tiada, lingkungannya tidak merasa kehilangan, kenangannya tidak begitu mendalam.

Andai saja kelompok kedua ini lebih berilmu dan bertekad mempersembahkan yang terbaik dari kehidupannya dengan tulus dan sungguh-sungguh, niscaya dia akan naik peringkatnya ke golongan yang lebih atas, yang lebih utama.

3. Karyawan / Pejabat "Mubah"

Ciri khas karyawan atau pejabat tipe ini adalah : ada dan tiadanya sama saja.

Sungguh menyedihkan memang menjadi manusia mubadzir seperti ini, kehadirannya tak membawa arti apapun baik manfaat maupun mudharat, dan kepergiannya pun tak terasa kehilangan.

Karyawan tipe ini adalah orang yang tidak mempunyai motivasi, asal-asalan saja, asal kerja, asal ada, tidak memikirkan kualitas, prestasi, kemajuan, perbaikan dan hal produktiflainnya. Sehingga kehidupannya pun tidak menarik, datar-datar saja.

Sungguh menyedihkan memang jika hidup yang sekali-kalinya ini tak bermakna. Harus segera dipelajarilatar belakang dan penyebabnya, andaikata bisa dimotivasi dengan kursus, pelatihan, rotasi kerja, mudah-mudahan bisa meningkat semangatnya.

4. Karyawan / Pejabat "Makruh"

Ciri dari karyawan dan pejabat kelompok ini adalah : adanya menimbulkan masalah tiadanya tidak menjadi masalah.

Bila dia ada di kantor akan mengganggu kinerja dan suasana walaupun tidak sampai menimbulkan kerugian besar, setidaknya membuat suasana tidak nyaman dan kenyamanan kerjaserta kinerja yang baik dapat terwujud bila ia tidak ada.

Misalkan dari penampilan dan kebersihan badannya mengganggu, kalau bicara banyak kesia-siaan, kalau diberi tugas dan pekerjaan selain tidak tuntas, tidak memuaskan juga mengganggu kinerja karyawan lainnya.

5. Karyawan / Pejabat "Haram"

Ciri khas dari kelompok ini adalah : kehadirannya sangat merugikan dan ketiadaannya sangat diharapkan karena menguntungkan.

Orang tipe ini adalah manusia termalang dan terhina karena sangat dirindukan "ketiadaannya". Tentu saja semua ini adalah karena buah perilakunya sendiri, tiada perbuatan yang tidak kembali kepada dirinya sendiri.

Akhlaknya sangat buruk bagai penyakit kronis yang bisa menjalar. Sering memfinah, mengadu domba, suka membual, tidak amanah, serakah, tamak, sangat tidak disiplin, pekerjaannya tidak pernah jelas ujungnya, bukan menyelesaikan pekerjaan malah sebaliknya menjadi pembuat masalah. Pendek kata di adalah "trouble maker".

Silahkan anda renungkan, kita termasuk kategori yang mana...?

Semoga semua ini menjadi bahan renungan agar hidup yang hanya sekali ini kita bisa merobah diri dan mempersembahkan yang terbaik dan yang bermanfaat bagi dunia dan akhirat nanti. Jadilah manusia yang "wajib ada". Semoga!


»»  Artikel Selengkapnya...

Lima S

Oleh : K.H. Abdullah Gymnastiar
Suatu saat, adzan Maghrib tiba. Kami bersegera shalat di sebuah mesjid yang dikenal dengan tempat mangkalnya aktivis Islam yang mempunyai kesungguhan dalam beribadah. Di sana tampak beberapa pemuda yang berpakaian “khas Islam” sedang menantikan waktu shalat. Kemudian, adzan berkumandang dan qamat pun segera diperdengarkan sesudah shalat sunat. Hal yang menarik adalah begitu sungguh-sungguhnya keinginan imam muda untuk merapikan shaf. Tanda hitam di dahinya, bekas tanda sujud, membuat kami segan. Namun, tatkala upaya merapikan shaf dikatakan dengan kata-kata yang agak ketus tanpa senyuman, “Shaf, shaf, rapikan shafnya!”, suasana shalat tiba-tiba menjadi tegang karena suara lantang dan keras itu. Karuan saja, pada waktu shalat menjadi sulit khusyu, betapa pun bacan sang imam begitu bagus karena terbayang teguran yang keras tadi.

Seusai shalat, beberapa jemaah shalat tadi tidak kuasa menahan lisan untuk saling bertukar ketegangan yang akhirnya disimpulkan, mereka enggan untuk shalat di tempat itu lagi. Pada saat yang lain, sewaktu kami berjalan-jalan di Perth, sebuah negara bagian di Australia, tibalah kami di sebuah taman. Sungguh mengherankan, karena hampir setiap hari berjumpa dengan penduduk asli, mereka tersenyum dengan sangat ramah dan menyapa “Good Morning!” atau sapa dengan tradisinya. Yang semuanya itu dilakukan dengan wajah cerah dan kesopanan. Kami berupaya menjawab sebisanya untuk menutupi kekagetan dan kekaguman. Ini negara yang sering kita sebut negara kaum kafir.

Dua keadaan ini disampaikan tidak untuk meremehkan siapapun tetapi untuk mengevaluasi kita, ternyata luasnya ilmu, kekuatan ibadah, tingginya kedudukan, tidak ada artinya jikalau kita kehilangan perilaku standar yang dicontohkan Rasulullah SAW, sehingga mudah sekali merontokan kewibawaan dakwah itu sendiri.

Ada beberapa hal yang dapat kita lakukan dengan berinteraksi dengan sesama ini, bagaimana kalau kita menyebutnya dengan 5 (lima) S : Senyum, salam, sapa, sopan, dan santun.

Kita harus meneliti relung hati kita jikalau kita tersenyum dengan wajah jernih kita rasanya ikut terimbas bahagia. Kata-kata yang disampaikan dengan senyuman yang tulus, rasanya lebih enak didengar daripada dengan wajah bengis dan ketus. Senyuman menambah manisnya wajah walaupun berkulit sangat gelap dan tua keriput. Yang menjadi pertanyaan, apakah kita termasuk orang yang senang tersenyum untuk orang lain? Mengapa kita berat untuk tersenyum, bahkan dengan orang yang terdekat sekalipun. Padahal Rasulullah yang mulia tidaklah berjumpa dengan orang lain kecuali dalam keadaan wajah yang jernih dan senyum yang tulus. Mengapa kita begitu enggan tersenyum? Kepada orang tua, guru, dan orang-orang yang berada di sekitar kita?

S yang kedua adalah salam. Ketika orang mengucapkan salam kepada kita dengan keikhlasan, rasanya suasana menjadi cair, tiba-tiba kita merasa bersaudara. Kita dengan terburu-buru ingin menjawabnya, di situ ada nuansa tersendiri. Pertanyaannya, mengapa kita begitu enggan untuk lebih dulu mengucapkan salam? Padahal tidak ada resiko apapun. Kita tahu di zaman Rasulullah ada seorang sahabat yang pergi ke pasar, khusus untuk menebarkan salam. Negara kita mayoritas umat Islam, tetapi mengapa kita untuk mendahului mengucapkan salam begitu enggan? Adakah yang salah dalam diri kita?

S ketiga adalah sapa. Mari kita teliti diri kita kalau kita disapa dengan ramah oleh orang lain rasanya suasana jadi akrab dan hangat. Tetapi kalau kita lihat di mesjid, meski duduk seorang jamaah di sebelah kita, toh nyaris kita jarang menyapanya, padahal sama-sama muslim, sama-sama shalat, satu shaf, bahkan berdampingan. Mengapa kita enggan menyapa? Mengapa harus ketus dan keras? Tidakkah kita bisa menyapa getaran kemuliaan yang hadir bersamaan dengan sapaan kita?

S keempat, sopan. Kita selalu terpana dengan orang yang sopan ketika duduk, ketika lewat di depan orang tua. Kita pun menghormatinya. Pertanyaannya, apakah kita termasuk orang yang sopan ketika duduk, berbicara, dan berinteraksi dengan orang-orang yang lebih tua? Sering kita tidak mengukur tingkat kesopanan kita, bahkan kita sering mengorbankannya hanya karena pegal kaki, dengan bersolonjor misalnya. Lalu, kita relakan orang yang di depan kita teremehkan. Patut kiranya kita bertanya pada diri kita, apakah kita orang yang memiliki etika kesopanan atau tidak.

S kelima, santun. Kita pun berdecak kagum melihat orang yang mendahulukan kepentingan orang lain di angkutan umum, di jalanan, atau sedang dalam antrean, demi kebaikan orang lain. Memang orang mengalah memberikan haknya untuk kepentingan orang lain, untuk kebaikan. Ini adalah sebuah pesan tersendiri. Pertanyaannya adalah, sampai sejauh mana kesantunan yang kita miliki? Sejauh mana hak kita telah dinikmati oleh orang lain dan untuk itu kita turut berbahagia? Sejauh mana kelapangdadaan diri kita, sifat pemaaf ataupun kesungguhan kita untuk membalas kebaikan orang yang kurang baik?

Saudara-saudaraku, Islam sudah banyak disampaikan oleh aneka teori dan dalil. Begitu agung dan indah. Yang dibutuhkan sekarang adalah, mana pribadi-pribadi yang indah dan agung itu? Yuk, kita jadikan diri kita sebagai bukti keindahan Islam, walau secara sederhana. Amboi, alangkah indahnya wajah yang jernih, ceria, senyum yang tulus dan ikhlas, membahagiakan siapapun. Betapa nyamannya suasana saat salam hangat ditebar, saling mendo’akan, menyapa dengan ramah, lembut, dan penuh perhatian. Alangkah agungnya pribadi kita, jika penampilan kita selalu sopan dengan siapapun dan dalam kondisi bagaimana pun. Betapa nikmatnya dipandang, jika pribadi kita santun, mau mendahulukan orang lain, rela mengalah dan memberikan haknya, lapang dada,, pemaaf yang tulus, dan ingin membalas keburukan dengan kebaikan serta kemuliaan.

Saudaraku, Insya Allah. Andai diri kita sudah berjuang untuk berperilaku lima S ini, semoga kita termasuk dalam golongan mujahidin dan mujahidah yang akan mengobarkan kemuliaan Islam sebagaimana dicita-citakan Rasulullah SAW, Innama buitsu liutammima makarimal akhlak, “Sesungguhnya aku diutus ke bumi ini untuk menyempurnakan kemuliaan akhlak.***


»»  Artikel Selengkapnya...

Cara Mendatangkan Ribuan Pengunjung ke Blog Anda

  • DIJAMIN 100 % GRATIS
  • DIJAMIN SETIAP PENGUNJUNG ADALAH NYATA
  • DIJAMIN SETIAP PENGUNJUNG ADALAH PENGUNJUNG UNIK
  • DIJAMIN SETIAP PENGUNJUNG MELIHAT WEB/BLOG ANDA


    Saran saya....halaman ini sebaiknya anda save dulu. Dan luangkan waktu untuk membacanya saat off-line.... Jika anda tidak butuh trafik, anda boleh meninggalkan halaman ini.... Namun, jika anda sangat butuh trafik ada baiknya anda membaca artikel ini sampai selesai...

Sebelum anda lanjut, mungkin anda bertanya-tanya mengapa anda membutuhkan trafik? Inilah alasannya.

  1. Trafik adalah salah satu indikator yang digunakan google dan search engine lainnya untuk menentukan seberapa penting blog atau website anda.
  2. Trafik juga menjadi indikator bahwa blog anda adalah blog yang terpercaya, sehingga anda akan jauh lebih mudah meraih posisi di halaman pertama Google.
  3. Jika anda sedang mengikuti program posting berbayar maka anda amat sangat memerlukan trafik melebihi anda memerlukan Pagerank. Jika Alexa anda di atas 300.000, maka anda akan sangat mudah memenangkan bid (tawar menawar) dengan pengiklan.
Ok, akan sangat sulit bagi saya untuk menjelaskan kelebihan program ini, sebelum saya menjelaskan cara bermainnya. Saya pastikan cara ini lebih mudah daripada blogwalking setiap hari. Coba hitung berapa waktu yang anda habiskan setiap harinya untuk blogwalking??? Dan berapa banyak yang bisa anda undang setiap kali anda blogwalking??? Saya juga blogwalking dan mungkin itu akan menjadi kegiatan harian saya karena kelebihan blogwalking yang tidak dimiliki oleh sistem apapun yaitu PERSAHABATAN.

Di sistem ini ada beberapa tindakan yang perlu anda lakukan. Lakukanlah tanpa menutup halaman ini (soalnya ini adalah panduan bahasa Indonesia anda, aslinya dalam bahasa Inggris).
    Step 1
  • Segeralah menuju ke halaman www.1MillionFreeHit.com
  • Setelah masuk pada halaman utama, geser halaman ke bawah sampai anda menemukan tampilan 7 gambar thumbnails situs.
  • Anda hanya perlu memasukkan kode angka masing-masing situs ke kotak yang tersedia dibawahnya.
  • Caranya dengan Klik kanan di setiap gambar thumbnails dan pilihlah (open in a new tab) untuk membuka masing-masing situs di tab baru. Sehingga akan terbuka 7 tab baru.
  • Di atas jendela setiap Tab akan ada Bar berwarna biru dengan tulisan “AD CODE GENERATION....please wait”. Tunggulah sampai muncul kode angka lalu Copy pastekan masing-masing kode angka yang muncul pada setiap situs itu ke masing-masing kotak yang tersedia di bawah 7 gambar situs tersebut. Semua kotak yang tersedia berjumlah 7 harus Anda isi dengan kode angkanya tadi.
  • Langkah berikutnya adalah Mengisi Form Registrasi Info dan submit.
Step 2

Anda akan mendapat email konfirmasi. Buka e-mail yang anda masukkan pada formulir tadi. Klik link konfirmasi yang akan membawa anda masuk ke halaman ucapan selamat. Catat ID dan Password anda kemudian klik MEMBER ADMIN AREA. Anda harus login. Setelah tombol submit ditekan muncul halaman yang disitu ada Link Id Anda. Catat link tsb. Di bawah ada tabel yang berguna untuk memantau perkembangan sistem anda. Tampilan inilah yang akan anda gunakan untuk mengukur pertumbuhan sistem ini.

Sekarang anda perlu mempromosikan link keanggotaan Anda, layaknya viral service yang lain. Buatlah blog seperti yang sedang anda baca saat ini. Blognya haruslah blog baru dan tidak ada hubungannya dengan blog yang anda ingin promosikan (PENTING!). Isilah blog itu dengan artikel semacam ini, tapi jika anda malas, silahkan Copy Paste artikel ini. catatan bagi yang copy paste: Pada tahap pertama di atas ada sebuah link, link itu adalah link keanggotaan saya, harap ganti dengan link anda sendiri. Untuk Copy Paste, sorot saja semua bagian artikel ini dan copy. Semua text dan gambar akan otomatis tercopy dan bisa dipaste di ENTRI BARU Blogger.com

Sekarang masuklah ke blog yang anda promosikan (blog utama anda) kemudian pasang link di sidebar anda yang menuju ke URL keanggotaan anda (PENTING!).

    Baiklah sekarang saya akan menjelaskan keunggulan program ini dibandingkan program viral lainnya.
  1. Program ini adalah program berbahasa Inggris sehingga anda bisa mengajak blogger Luar Negeri untuk bergabung.
  2. Program ini mengharuskan pesertanya mengklik thumbnail untuk mendapatkan kode, jadi pasti pertambahan anggota akan menghasilkan Traffic bagi anda. Program viral lain hanya menawarkan baclink dan tidak ada jaminan anggota baru mengklik link anda. Program ini tidak hanya menawarkan backlink, tapi juga menawarkan trafik yang membantu Alexa Rank anda.
  3. Berapa banyak trafik itu: Perhatikanlah bahwa ada 6 thumbnail, setiap kali ada yang mendaftar maka dia akan menempati urutan pertama, dan jika ada referal baru mendaftar dia akan turun ke peringkat 2, dst. Anggap saja masing-masing kita mengajak 10 orang saja (sangat mungkin lebih), maka jumlah kunjungan dan backlink anda adalah:
    Di posisi 1: 10 link dan kunjungan Di posisi 2: 100 link dan kunjungan Di posisi 3: 1000 link dan kunjungan Di posisi 4: 10000 link dan kunjungan Di posisi 5: 100000 link dan kunjungan Di posisi 6: 1000000 link dan kunjungan
    Bisakah anda membayangkan jika blog anda dikunjungi 1.000.000 orang dan mendapat 1.000.000 backlink (one-way backlink!). Berapa alexa rank, pagerank dan link popularity anda? Luar biasa besarnya! Tidak akan ada yang menolak bid anda. Banyak yang akan meminta memasang iklan di blog anda, dan itu berarti income dalam jumlah yang besar. Hanya nutuh sedikit waktu untuk mendaftar. Perhatian: sifat sistem ini mirip bisnis jaringan tapi sebenarnya sangat berbeda, karena tidak akan ada istilah jenuh. Mengapa? Karena setiap saat muncul blog baru, bahkan anda bisa menjadi anggota dari anggota anda sendiri, dengan mendaftarkan blog yang berbeda. Dengan kata lain skemanya bukan piramid melainkan jaring laba-laba Dapatkah anda melihat angka di atas? Banyak artikel viral link yang diedarkan mengatakan bisa mendapat jutaan link padahal mereka hanya bermain di Indonesia. Blogger serius di Indonesia tidak sebanyak itu....
  4. Backlink yang lebih berkualitas. Mengapa? Apakah anda memperhatikan bahwa di atas anda diminta untuk membuat backlink dari blog utama anda ke halaman URL keanggotaan anda. Hal ini ditujukan untuk membantu search engine mengindeks halaman keanggotaan anda ini. Untuk 1 link keluar yang menuju URL keanggotaan anda ini, anda berpotensi mendapatkan 1.000.000 backlink yang one way backlink. Apakah anda merugikan orang lain (mencuri Pagerank orang lain). Tentu tidak! Backlink anda akan berasal dari URL keanggotaan orang tersebut dan bukan berasal dari URL blog utama orang tersebut. Berapa nilai Backlink dari halaman keanggotaan itu? Meskipun PRnya sangat kecil, namun karena jumlah link yang ada Cuma 7 biji, maka nilai PR yang ditawarkan lebih baik daripada PR yang diperoleh dari blog dengan PR2 yang memiliki 150 link dalam 1 halamannya (Peserta link exchange).

Jika anda benar-benar membutuhkan trafik dan backlink, maka menurut saya pribadi, cara ini bisa membantu anda. Tinggal mempromosikannya dengan baik ke minimal 10 orang. Biarkanlah mereka menentukan apakah mereka membutuhkan Trafik dan Backlink ini. Namun jika anda membaca sampai di titik ini, maka tidak ada keraguan lagi anda MEMANG MEMBUTUHKAN TRAFIK DAN BACKLINK.


»»  Artikel Selengkapnya...