Pintu Syurga untuk Muslimah

Rasulullah saw telah merangkum kunci surga muslimah dalam empat perkara,
1- Menjaga shalat lima waktu.
2- Berpuasa di bulannya.
3- Menjaga kehormatannya.
4- Menaati suaminya.

Dari Abdurrahman bin Auf berkata, Rasulullah saw bersabda,



إِذَا صَلَّتِ المَرْأَةُ خَمْسَهَا وَصَامَتْ شَهْرَهَا وَحَصَنَتْ فَرْجَهَا وَأَطَاعَتْ بَعْلَهَا دَخَلَتْ مِنْ أَيِّ أَبْوَابِ الجَنَّةِ شَاءَتْ .

“Jika seorang wanita menjaga shalat lima waktu, berpuasa pada bulannya, menjaga kehormatannya dan menaati suaminya, niscaya dia masuk surga dari pintu mana saja yang dia inginkan.”(HR. Ahmad nomor 1661, hadits hasan lighairihi).

Satu hal yang terpetik dari sabda Nabi saw di atas adalah bahwa beliau hanya menyebutkan perkara-perkara yang masuk ke dalam jangkauan seorang muslimah, di mana seorang muslimah mampu melaksanakannya tanpa bergantung kepada orang lain atau bergantung kepada suaminya, di sini Rasulullah saw tidak menyinggung, misalnya, haji, karena pelaksanaan ibadah ini oleh seorang muslimah bergantung kepada suatu perkara yang mungkin tidak dimilikinya, seperti tersedianya bekal haji atau tersedianya mahram, di sini Rasulullah saw juga tidak menyinggung zakat, karena perkaranya kembali kepada kepemilikan harta dan pada umumnya ia berada di tangan kaum laki-laki, karena harta adalah hasil bekerja dan yang bekerja pada dasarnya adalah kaum laki-laki.

»»  Artikel Selengkapnya...

Di Malam Kala Bulan Dilingkar Tasbih

Di antara malam yang terus mengalir di atas tikar bumi. Ada malam yang tercipta lebih mulia dari malam-malam lain. Mendulang satu bulan mulia kubah surga dalam 99 butir biji tasbih yang lebur di tiap dahaga dan perih kenyang berupa liur. Di malam itu ada suatu badai berkah yang menepi mereda menyisihkan diri

dan menyerahkan kedua lengan pahalanya. Menyinarkan cahaya dari berjuta kemilau cahaya bulan ke hati makhluk pilihan. Menjejakkan kaki lebih dari dalamnya bumi. Mencengkramkan jari lebih dari paku bumi yang menjambak utas mayang pertiwi.


Di malam itu sebentuk cahaya melintas secepat kilat menembus mata. Meloloskan hempas lapar haus dahaga yang mencekik leher dan mencengkram perut. Menikam menembus usus.
Malam ini bulan menyandang jubah kebesarannya. Berkilau bak menyembul dari batas bening mata air. Dari pembaringanku bulan terlihat separuh tersipu. Memendarkan cahayanya, mulai menyisingkan sibak sang awan yang menimang bintang.
“Darma! Bantuin Ibu sini!“ suara Ibu mengusir lamunanku. Dari dalam kamar aku melongokkan kepalaku keluar.
“Cepetan!“ Ibu melambaikan tangannya begitu melihat wajahku di antara daun pintu.
“Ada apa sih, Bu? Darma lagi males nih.“ sungutku lesu.
“Eehh… Bantuin Ibu cari kain panjang di lemari.“ pinta Ibu sambil menarik tanganku agar mendekatinya. “Mbakyumu sebentar lagi melahirkan. Pasti butuh kain yang nggak sedikit.“ tambah Ibu menggelitik keingintahuanku.
“Mbak Imar mau melahirkan?“
Aku teringat pada perempuan malang itu ketika pertama kali datang ke rumah dan meminta agar Ibu bersedia memberinya tumpangan. Perutnya yang besar tanpa status yang jelas sempat dipergunjingkan masyarakat di kampung kami. Tapi sifat belas kasihan Ibu menebalkan telinganya. Sindiran orang bak angin lalu bagi Ibu. Toh pada akhirnya hilang dengan sendirinya.
“Bu bidan udah menanganinya.“ Ibu terus mengaduk-aduk lipatan kain di lemari tua kami.
Mbak Imar pernah cerita ke aku kalau dia adalah korban bujukan rayuan syetan. Entahlah! Aku belum mengerti dengan apa yang ia katakan saat itu. Bujukan apa? Rayuan apa? Dan pertanyaan lain yang tak berani untuk kutanyakan.
“Mbak pengen anak mbak kelak jadi orang yang saleh dan berbakti pada orang tua.“ Mbak Imar mengelus perutnya yang kian membesar. Di bulan ramadlan ini usia kandungannya genap sembilan bulan.
“Ntar kalau laki-laki, namanya Gilang Ramadan aja Mbak!“ ceplosku spontan.
“Boleh juga. Tapi kalau perempuan?“ Mbak Imar mengerlingkan matanya padaku.
“Ee…siapa ya?“
“Darma!!“ Ibu menyentakkan lamunanku. “Ibu pergi dulu ke rumah sakit. Doakan Mbakmu! Wudlu dan pergilah sholat!“ Tambah Ibu mengingatkanku sebelum pergi.
Suara langkah Ibu menghilang bersamaan tubuhnya yang sirna ditelan gelapnya malam.
Sejuk air wudlu menggusur gusar melintang dalam balur kalimat Allah. Meluncur sebaris doa beruntun dalam sebut Sang Rahman. Mengibarkan sebentuk harap melambai dari dalam linangan taubat. Di malam seribu malam ini, aku berharap atas nama seorang wanita. Lekukan badan, lipatan tulang dan sujudku melafazd kebesaran Illahi tak henti dalam leleh peluh keringat.
“Mbak memang pernah hidup penuh dosa. Tapi Mbak pengen mati dalam Islam dan kelak mendapatkan surga.”
Ketika kalimat istighfar masih basah melekat di bibirnya. Berulang kali kata-kata itu terngiang di telingaku. Kalimat yang sama ketika panas di lutut masih mengepul menempa kerasnya lantai beralas sajadah. Dan memerah kening menyentuh kiblat bak mengingat jutaan hitam mahkota kepala.
Dua bola mungil nan bening itu mendekap kagumku.
“Subhanallah…”
Bulat wajah mungilnya menyimpan sebentuk cahaya yang hanya dapat dilihat oleh gelap yang temaram. Kesucianya terlalu mendekap hatiku.
Tapi tangis lengkingnya mewakili kesedihanku mengantar jasad wanita malang yang mengaitkan mimpi pada cahaya kecil dan berharap mampu meredupkan angkuhnya matahari. Sembari menutup dua jendela hati. Aku turutkan seonggok doa lewat batin yang melolong menderitkan pintu surga. Ku coba menderitkan pintu surga!

Sumber : http://fadil.blogsome.com

»»  Artikel Selengkapnya...

CD Linux Ubuntu dan Kubuntu Gratis, Dikirim Sampai Rumah

Sekarang ini Distro Linux sudah tidak terhitung lagi macamnya, ISOnya juga sudah banyak bertebaran di Internet. Meskipun file ISOnya bisa didownload secara gratis, tetapi yang menjadi masalah ukurannya yang sangat besar rata-rata diatas 600 MB. Bagi yang pakai Speedy dengan jatah bandwidth 1Gb pasti mikir 100 kali sebelum mendownloadnya.


Tetapi jangan kahwatir, bagi penggemar Linux Ubuntu dan Kubuntu Anda bisa mendapatkan CDnya gratis langsung dikirim sampai rumah.


Saya Sendiri tahu hal ini berkat rekomendasi dari sahabat saya nauval, dan tadi pagi (13-02-2010) CD nya sudah dikirim ke rumah saya di Rembang jawa tengah.Kalo gak salah CD nya dikirim langsung dari belanda.

Cara mendapatkan CD Linux Ubuntu dan Kubuntu Gratis :

Untuk CD Kubuntu
1. Kunjungi https://shipit.kubuntu.org
2. Register jika belum punya account.
3. Setelah punya account login, isi data diri.
4. Anda bisa meminta request lebih dari 1 Cd, tapi kemungkinan besar di tolak karena banyaknya permintaan. Kala dulu sih minta 5CD juga dikirim, tapi sekarang agak susah.

Untuk CD Ubuntu
1. Kunjungi https://shipit.ubuntu.com
2. Login atau register jika belum terdaftar. Anda bisa menggunakan account dari shipit.kubuntu.org untuk login disini jadi tidakperlu register lagi jika sudah punya account di Kubuntu.
3. Langkah selanjutnya sama seperti langkah memesan CD Kubuntu.

Catatan: Klik "Spesial Request" bila anda menginginkan CD linux ubuntu atau kubuntu lebih dari 1.
Gunakan alasan yang sopan dan baik, berisi kenapa anda ingin mendapatkan CD linux lebih dari 1
Contoh :
dear Ubuntu team, I need 5 CDs of Ubuntu for my Computer Laboratory. In my Computer laboratory need operating System like Ubuntu cause ubuntu very user friendly for user Computer beginner and amazing Display. So please give me 5 Cds!
Dengan cara diatas Anda bisa mendapatkan CD Kubuntu dan Ubuntu gratis.

Sumber: http://forantum.blogspot.com
»»  Artikel Selengkapnya...

Download

»»  Artikel Selengkapnya...